Akhir – akhir ini marak sekali di beritakan kasus-kasus penculikan oleh para pemuda melalui situs-situs jejaring sosial. Apakah kita menyalahkan situs jejaring tersebut? atau penggunanya lah yang menyalahgunakan?
Kalau kita cermati baik – baik, sebenarnya kesalahan ada pada orang yang menggunakan jejaring sosial nya itu sendiri. Dan melakukan tindak kejahatan, korban nya pun sebenarnya juga salah, karena langsung percaya saja dengan orang yang mereka kenal. Banyak sekali manfaat dari situs jejaring sosial, mendapatkan teman baru, bertemu dengan teman lama, mengetahui informasi secara update, bertukar informasi, bersosialisasi, dll.
Kembali ke pokok permasalahan. Sudah banyak sekali para remaja sekarang mempunyai situs jejaring sosial, namun pakailah hal tersebut dengan positif. Banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan oleh para pemuda, terutama pada hal-hal yang berkaitan dengan sosial. Tetapi pada saat ini banyak sekali para remaja hanya menggunakannya hanya untuk pamer, berkenalan dengan maksud lain, memasang foto-foto yang kurang pantas, bahkan perang kata-kata kasar di situs tersebut. Baru-baru ini juga terdengar kabar ada seorang perempuan yang dilaporkan kepada pihak berwajib karena melecehkan dan berkata kasar di situs jejaring sosial. Miris kita melihatnya, sebuah penemuan positif dijadikan negatif oleh para pemakainya.
